Bagikan

Pada tanggal 3 sampai 4 Oktober lalu telah diadakan pelaksanaan acara 24 Hour Comics Day (24HCD). Acara yang diselenggarakan oleh Toon Up ini dimulai pukul tujuh malam, sampai mbalik tujuh malam lagi. Jenenge ae 24 jam!

Dalam 24 jam tersebut, banyak sekali kegiatan yang dilakukan. Misalnya orek-orek kertas, mewarnai, mbolak-mbalik kertas, menebalkan sketsa. Intine, nggambar komik lah. Tapi ya acara ini bukan hanya untuk menggambar komik semata. Yang paling utama adalah berkumpul bersama komikus-komikus lain untuk bersenang-senang.

24hcd
Proses pengerjaan komik di 24 HCD 2015. (Foto: Adrea Kristatiani)

Perputaran jam saat itu bisa dibilang konstan. Saat jam tujuh TET di tanggal 3 peserta sudah menempati bangku yang paling pewe buat mereka. Jam-jam tersebut pun tidak hanya dihabiskan untuk menggambar saja. Jadi ada yang guyon ngalor ngidul, nyemil, dan ada juga yang pake headphone spaneng mendeliki kertase.

Kekompakan antara komikus pun tidak berhenti sampai lingkup venue 24HCD, Warkop Troya, saja. Saat jam menunjuk pukul 11.00 malam, para panitia melangsungkan video call dengan para peserta 24 HCD yang ada di Singapura.

So when the video call is on, the panitia started to speak keminggris gitu.

Para peserta di belahan dunia seberang Pulau Batam tersebut saling menyapa dengan peserta di Warkop Troya. Keriuhan para peserta disana makin menyulut semangat peserta 24 HCD di Surabaya.

Nggambar > ngecemes > tepar > senam > ulangi

Tik-tok, waktu terus berjalan . Saat hari mulai jatuh pada dini hari, banyak peserta yang mulai menunjukkan berbagai perilaku yang tidak biasa. Ada yang mulai tumbang, ada juga yang tetep ngecemes dewe.

Stamina peserta memang berbeda-beda. Dan tepatnya setelah 8 jam pelaksanaan 24 HCD dimulai ada satu peserta yang sudah menyelesaikan komiknya! Cukup satu kata, sangar rek!

Sebut saja namanya Yosafat. Dengan berbagai fans (baca: action figures) yang berjejer di meja hadapannya, Yosafat dengan sukses menyelesaikan komiknya tanpa gentar sedikitpun.

Kemudian tanpa dirasa-rasa, hari pun sudah mulai terang. Pada jam-jam segini banyak peserta yang wajahnya mulai mununjukkan tanda-tanda kelelahan.

24hcd
Para peserta 24 HCD 2015 melakukan senam pagi untuk mengembalikan tenaga mereka buat ngomik. (Foto: Dwi Nurfi Prayogi)

Sebelum mereka tumbang, acara menggambar pun di-pause sesaat untuk makan pagi. Dan kemudian peserta digiring ke sebuah lapangan untuk diajak bergoyang-goyang. Bukan goyang dangdut tapi goyang senam. Jadi walaupun sudah begadang seharian, para peserta diharap tetap bugar dan bisa bersenang-senang dengan komiknya. Tidak lama setelah senam pagi, peserta kembali ke lahan masing-masing.

Ada yang kembali menggambar ada pula yang tepar sementara.

Untuk mengikuti acara 24 HCD ini memang diperlukan kelihaian untuk memanajemen waktu, stamia, dan hati (?). Sehingga, pada penghujung acara akan mampu mengemban tugas 24 halaman tersebut dengan sukses. Apabila tidak ada manajemen yang baik, bisa saja Kera Sakti dan kawanannya tidak akan sampai ke Barat. Apalagi kalo sampai kepikiran balik sama mantan, kan bisa jadi ga mari-mari komiknya.

Berkirim semangat dengan komikus Pennsylvania

Ternyata hubungan batin antara peserta 24 HCD seantero Planet Bumi memang erat. Buktinya, pada jam delapan pagi tiba-tiba ada video call lagi dari Barat, Pennsylvania. Mungkin Bhiksu Tong Sam Cong dan Kera Sakti telah sampai duluan dan mengabarkan acara 24 HCD Urban Legend kepada mereka yang ada di Barat.

Sama seperti peserta lainnya, para peserta 24 HCD di Pennsylvania pun masih semangat bertempur melawan waktu dengan kertas dan peralatan komiknya. Masih di saat yang bersamaan pun salah satu peserta dengan koordinat wilayah Warkop Troya pun ada yang selesai lagi.

24hcd
Hari sudah siang, para peserta 24 HCD 2015 tetap semangat ngomik. (Foto: Yuna Ta Ayun)

Pemuda tersebut bernama Yanuar. Yanuar yang baru pertama kali mengikuti ini pun mendapat apresiasi dari panitia 24HCD Pennsylvania dan panita 24 HCD Urban Legend. Setelah selesai pun kemudian dia bergegas pulang. Tampaknya ia merindukan kasurnya dan teman di kasurnya (maksude bantal dan guling).

Silih waktu berganti, tidak hanya peserta yang mulai tumbang namun para panitia pun bergantian tumbang setelah menunaikan tugasnya. Pada jam-jam yang kritis seperti ini, para peserta yang masih bertahan memupuk fokus dengan garapannya dan guyon sesekali biar ga stress. Sedangkan para peserta yang mengibarkan bendera putih dipersilakan untuk pulang sambil menyanyi lagu Berhenti Berharap milik Sheila On 7. Tanpa dendam yo, Rek.

24hcd
Akhirnya, panitia 24 HCD 2015 tepar. (Foto: Adrea Kristatiani)

Akhirnya waktu pun terhenti pada jam tujuh malam pas, waktu pemberhentian dari acara 24 HCD Urban Legend ini datang juga. Selesai atau tidak selesai, semua naskah harus dikumpulkan. Sebagian besar dari peserta 24 HCD wajahnya sumringah, bercampur kusut, dan kelelahan.

Ada yang dengan bangga karyanya selesai tepat waktu ada juga yang menyerahkan naskah yang belum selesai ke panitia. Namun, di balik semua itu tujuan dari acara 24 HCD ini untuk bersenang-senang bersama! Ojok nesu yo, Rek!

Yang penting para peserta sudah menunjukkan keberaniannya untuk menerima tantangan. Seperti semangat dan keberanian Kapten Tsubasa untuk optimis membawa Jepang memenangkan Piala Dunia!

Ayo, voting komik pilihanmu dengan like!

Saat acaranya berakhir, kini semua naskah yang masuk sedang menjalani proses seleksi. Karena pada akhirnya hanya naskah-naskah terbaik yang bisa dibukukan dalam sebuah kompilasi komik 24 HCD.

Setelah berjalan selama dua tahun, Toon Up telah menelurkan naskah-naskah komik terbaik dari 24 HCD sebanyak dua buah. Setiap tahunnya pun memiliki tema yang berbeda-beda, Flight On dan KKBS.

Untuk mengambil bagian dalam pemilu 24 HCD Urban Legend ini, kamu bisa masuk ke dalam Fanpage Facebook dari Toon Up dan Troya. Naskah komik 24 HCD yang selesai sudah di-upload dan menjalani proses voting. Dengan menekan tombol like pada komik yang kamu sukai, berarti kamu sudah mendukung komik Indonesia agar sukses dan sejahtera di masa depan *macak caleg.

Saat kamu sudah dihadapkan dengan naskah-naskah komik dari 24 HCD Urban Legend ini. Ojok suwe-suwe mikire. Soale voting hanya berlangsung sampek 11 Oktober 2015 lho! Pilih yang sederhana, baik perawakannya, dan indah pula isinya.

Jangan disia-siakan. Segera pencet tombol like. Keburu nanti didisikā€™i orang lain, dan akhirnya kamu ngaplo ditinggal kawin…


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here