Bagikan

Kadang-kadang sebuah malam di hari minggu menyisakan duka. Mengapa begitu? Karena besok adalah Senin. Hari yang konon paling dibenci dalam bentuk tagar #ihatemonday.

Namun, buang pikiran anda jauh-jauh dalam memandang Minggu (1/11) pekan ini mulai pukul 11.00 WIB hingga 22.00 WIB. Daripada hanya nggrundel di rumah ngerasani si Senin yang sejatinya nggak salah apa-apa itu, mending ke luar rumah dan menghirup udara segar.

TEKAT: Temu Karya Kreatif

Saya akan menjelaskan salah satu alternatif untuk menghabiskan hari minggu kali ini tanpa penyesalan. Apalagi, menangis termehek-mehek.

Pada 1 November 2015, bakal ada yang spesial. Ini nggak ngomongno soal mi goreng spesial pake telor setengah mateng.

Karena ini soal TEKAT. Kepanjangannya, Temu Karya Kreatif. Sesuai nama acaranya, yang bakal ngumpul di sini adalah para manusia kreatif berikut karya-karyanya.

Acara ini diselenggarakan di Gedung Srimulat, Kampung Seni THR. Lek gak eroh lokasine, koen kebacut! Opo maneh lek sering sobo Hi Tech Mall. Ilingo, Rek. Gedung ini merupakan saksi sejarah lahirnya banyak seniman Suroboyo. Hitung-hitung sambil bernostalgia, sekalian berkreatifitas.

Di Gedung Srimulat ini, semua pengisi acara TEKAT disatukan. Ada yang pentas, pemutaran, pameran, hingga review karya. Wes tumplek blek disini lho, Rek.

Semua boleh datang. Yang mau datang sama pacar, boleh. Mau datang sendirian, welcome. Tidak ada diskriminasi status di sini. Mari kita rasan-rasan kreatif!

Diharapkan, kreator dan karyanya dapat bertemu langsung dengan audiens. Sehingga akan memunculkan komentar dari kedua pihak. Tentu, setiap pembuat karya harus terbuka terhadap saran, kritik, dan masukan yang bersifat membangun.

Di sisi lain, para audiens juga bisa mengambil inspirasi dari setiap karya. Selain itu, hadir banyak komunitas dari berbagai kota yang siap menampilkan kreatifitas mereka masing-masing. Nah lho, kurang opo maneh, Rek.

Tak jamin, acara ini bakal rame dan asyik sekali. Bayangno, ada 30 komunitas dan pengkarya kreatif yang ikut berpartisipasi. Heboh pastinya. Timbang koen nang omah heri (heboh sendiri, Red).

Semua ini dilakukan demi membangun kekompakan setiap komunitas dan para kreator. Mudah-mudahan, dunia kreatif di Indonesia bisa lebih maju dan mengkilap.

Kadang kala, berpikir kreatif tidak dimulai dari perenungan. Sebab, inspirasi juga dapat muncul saat berjumpa dengan sesama pemikir. Dengan begitu, selain bakal muncul ide baru, kita bisa dapat teman yang sangat mungkin dapat diajak berkolaborasi.

Dilengkapi bazaar menarik

Seperti yang sempat disinggung di atas, salah satu daya tarik acara ini adalah konsep review karya. Kalau biasanya acara pameran, pentas, ataupun pemutaran berkutat sebatas komunikasi satu arah, acara ini sangat akomodatif terhadap komunikasi dua arah.

Review bukan sekadar memuji bagus atau mencibir jelek. Namun juga berangkat dari niat baik untuk memberi masukan konstruktif terhadap suatu karya.

Dalam momen review tersebut, audiens diperbolehkan nyepik siapapun yang dirasa kece. Yo, sopo eruh jodoh. #halah.

Oh iya, nanti juga ada jejeran stan bazaar kreatif. Silakan belanja barang-barang yang kalian anggap lucu dan cocok sesuai selera.

Kapan lagi Rek ngerasakno Gedung Srimulat, Kampung Seni THR, jadi tempat acara ngumpul-ngumpul kayak TEKAT. Pokoknya, besok jam 11 siang tet sampe jam 10 malam waktu Suroboyo, pengunjung akan dijamu dengan kreatifitas tanpa batas.

Wes, don’t worry be happy, ayok gumbul nang kene ae! Daripada Minggu malammu kelabu. 😀


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here