Bagikan

Sudah familiar dengan nama DIY ta? Opo iku, Rek? Daerah Istimewa Yogyakarta? Bukan! Daerah Istimewa Yang-yangan? Bener! Eh, salah sikan.

Kalau di era kekinian, DIY berarti Do It Yourself. Ini semacam cara bikin sesuatu yang kita bisa garap sendiri. Wes rame nduk Facebook dan YouTube. Hmmm, bisa jadi, bisa jadi.

Tapi, DIY yang ini adalah Design It Yourself.

Jadi ada apa dengan sebuah akronim dari DIY ini yang seharusnya Do It Yourself menjadi Design It Yourself? Nah, karena Kota Pahlawan tercinta kita ini telah dinobatkan menjadi kota kreatif pada Agustus lalu, tentu kita butuh angin-angin kreatif yang bisa kembali senantiasa menghidupkan kembali ide-ide segar dari masyarakat Surabaya.

Design It Yourself yang diadakan oleh C2O Library & Collabtive ini bisa dibilang penawar dari otak-otak buntu yang membutuhkan hidayah ide yang turun dari langit. #abot

diy
Dokumentasi event Design It Yourself 2014. (Foto courtesy C2o Library)

Design It Yourself merupakan serangkaian acara konferensi serta festival desain tahunan yang sudah diadakan sebanyak empat kali. Berbagai ide segar ditampilkan tiap tahunnya. Kali ini, DIY hadir lagi pada tanggal 19-25 Oktober. Pada DIY yang kelima ini diusung sebuah tema menarik yaitu, networks.

Definisi dari tema DIY 2015 bisa dielaborasi menjadi sebuah arti yang panjang, namun biar ga panjang-panjang intinya adalah hubungan. Hayo, bukan hubungan yang kandas di tengah jalan, ojok baper disek!

Jadi hubungan yang dimaksud disini adalah sebuah proses di mana setiap manusia bahkan benda mati pun bisa saling berhubungan untuk menjalin sebuah jaringan (network) ekosistem yang padu.

Makanya, hubungan itu sangat penting bagi semua orang, bukan hanya untuk penggiat desain saja, terutama pada hati-hati yang masih bersandar pada masa lalu #oposeh.

Adem-adem penuh ide di Bonbin

Dengan tema yang asik tersebut, tempate pun juga tidak kalah asik lho: Bonbin. Siapa yang di sini ga ngerti artinya Bonbin angkat tangan? Kalo kalian besar di Surabaya, sebutan ini pun pasti sering sekali terdengar di kuping masing-masing.

Ada yang bilang, Bonbin ini singkatan dari Kebon Binatang Bonbin. Yak opo seh? Mbulet ae.

Sebutan ini berasal dari singkatan Kebun Binatang Surabaya alias KBS. KBS singkatane opo? Jarene Kebun Binatang KBS! Manehh!

Waktu masih kecil, Bonbin bisa menjadi hiburan yang jauh lebih menarik ketimbang mal. Bayangno ae onok acara bergizi yang bisa disambi cuci mata melihat satwa-satwa di Bonbin.

[embedyt] http://www.youtube.com/watch?v=aRzs30NHT0Q[/embedyt]

Bonbin sangat akrab bagi masyarakat Surabaya. Tahun ngarep, Bonbin Surabaya akan berulang tahun yang ke-100 alias seabad. Bonbin akan jadi kebun binatang tertua se-Indonesia lho. Mbois yo?

Memang, harus diakui Bonbin banyak masalah. Banyak sekali kejadian satwa mati hingga manajamen yang buruk. Namun, dengan manajemen yang baru Bonbin diharapkan bisa berkembang menjadi lebih baik dari.

Di sini lah salah satu pertimbangan dimana desain berperan dalam sebuah praktik nyata.

Seminggu full festival desain

Design It Yourself 2015 digelar selama semingguan di pertengahan bulan Oktober. Acara puncaknya yang diadakan pada tanggal 24-25 Oktober akan berpusat di Bonbin Suroboyo. Sedangkan acara lainnya tersebar di berbagai ruang publik Surabaya.

Acara yang digelar pun tidak melulu ditujukan untuk pelaku di dunia desain saja, melainkan umum. Total keseluruhan ada 20 acara menarik yang di gelar dalam pekan DIYSUB 2015 ini. Bergerak dengan tema besar network, acara-acara yang digelar adalah pasar desain, diskusi, pertunjukan, pameran, workshop, tur jalan kaki di Ondomohen, KBS, dan laboratorium terbuka.

diy
Dokumentsi event Design It Yourself 2014. (Foto courtesy C2o Library)

Acara-acara tersebut menggandeng banyak pelaku yang akrab dengan tema besar DIYSUB tahun ini, terhitung ada 48 pembicara yang akan mengisi serangkaian acara tersebut.

Wakeh yo acarane?

Ditambah lagi, sak umur-umur belum pernah ngerti to gimana acara desain berkolaborasi karo Bonbin?

Design It Yourself ini bisa menjadi sebuah ajang bahwa bonbin bisa buat cuci mata sekaligus penggugah inspirasi. Dari rentetan acara-acara tadi, banyak acara yang bisa dihadiri gratis alias bondo dengkul tok, kecuali workshop-e.

So, ojok dilewatno kesempatan iki, Rek. Penasaran lebih lanjut bisa langsung ke sini buat nandai tanggal masing-masing ya. Akhir kata, dalam kesempatan yang penuh rahmat ini, Suroboyo iki memang panas, tapi luweh panas maneh semangat kreatif arek-arek Suroboyo-ne!


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here