Bagikan

MakNews – Hari Anak Nasional yang diperingati setiap tanggal 23 Juli 2016 tahun ini digelar di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Acara ini diikuti oleh 700 anak dari berbagai provinsi di Indonesia dan 2.000 anak dari Mataram. Tema HAN tahun ini adalah Akhiri Kekerasan Terhadap Anak yang dilatarbelakangi karena prihatinnya kondisi anak Indonesia yang rentan terhadap kekerasan dan pelecehan seksual. Ini ditujukan untuk keluarga, masyarakat, dan pemerintah untuk lebih peduli terhadap anak.

“Peringatan Hari Anak Nasional harus menjadi motivasi semua pihak untuk melindungi anak-anak. Anak-anak memiliki hak untuk dilindungi dan berpartisipasi sesuai harkat dan martabatnya,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pengembangan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, seperti dilansir ANTARA.

Puan mengatakan anak-anak memiliki hak untuk bermain, mendapatkan pendidikan, mendapatkan perlindungan, mendapatkan nama dan identitas, mendapatkan status kebangsaan, mendapatkan makanan, mendapatkan fasilitas kesehatan, berkreasi serta berkembang berperan dalam pembangunan sesuai dengan usianya.

Untuk mencegah kekerasan pada anak terjadi, peran orang-orang terdekat terutama orang tua sangat dibutuhkan sebagai pendamping sekaligus pengawas pertumbuhan anak. Kekerasan pada anak yang semakin lama semakin sering terjadi membentuk kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat. Hal ini tentu berdampak bagi orang tua, jika tidak segera diantisipasi maka bisa berakibat fatal karena kurangnya kesiapan dalam menanggulangi masalah yang terjadi.

Oleh sebab itu, mari kita bergotong royong melindungi anak-anak dan memfasilitasi mereka dengan perasaan aman dan memastikan mereka mendapatkan haknya. Masa depan bangsa ini ada di tangan mereka, sudah selayaknya kita sebagai orang tua melindungi mereka dalam meraih mimpi tanpa rasa takut.


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here