Bagikan

MakNews – Acara final Stand Up Comedy Roadshow (SUCROS) 3 Jatim yang diadakan di GOR Hasta Brasta, Universitas PGRI Adi Buana, Surabaya, berlangsung sukses. Penonton memadati venue acara yang menampilkan komika bintang tamu dan 14 komika pemenang Roadshow SUCROS 3. Tak kurang, 2.300 penonton hadir untuk menyaksikan kelucuan para komika.

Sayangnya, di tengah-tengah kesuksesan acara, ada “komika” yang sebetulnya tidak diundang namun memaksa berdiri di atas panggung untuk berpidato. Hasilnya gak lucu blas. Dia adalah Arief Budiman, anggota KPU. Pidatonya tidak saja tidak lucu namun justru menimbulkan protes dari komika sebenarnya.

Protes dilancarkan para komika karena Arief memaksakan diri untuk berpidato. Alasannya untuk sosialisasi Pilkada.

Salah satu komika yang memprotes keras adalah Nofal Firza, finalis SUCI 6 Kompas TV. Dalam akun twitternya, Nofal menyatakan pada awalnya panitia tidak memberi waktu kepada Arief untuk naik ke atas panggung karena padatnya acara.

“Panitia mendapat ancaman jika acara akan dibubarkan dan listrik akan dimatikan,” ujar Nofal.

Panitia akhirnya mengalah dan mempersilakan Arief naik ke atas panggung. Penonton tidak tertawa mendengar pidato Arief dan justru bingung kenapa acara stand up comedy diisi sosialisasi Pilkada. Iyo seh, aku yo bingung.

Dodit Mulyanto, komika bintang tamu pada acara itu menyatakan jika dirinya memprotes keras arogansi Arief.

“Kok berani-beraninya bapak mengancam mau membubarkan acara? Sehebat itukah anda?” kata Dodit di akun twitternya.

Dodit juga menyayangkan pernyataan Arief yang terkesan merendahkan para komika.

“Dan dia bilang ke penonton: “Sebenarnya komika-komika ini gak lucu-lucu banget. Cuma kalian saja yang gampang ketawa,” tulis Dodit.

Protes juga datang dari komika lain seperti Arie Kriting dan Pandji Pragiwaksono. Hastag #KPUbukanOrmas digunakan untuk melancarkan protes tersebut.

Arief Budiman dalam akun twitternya menanggapi protes-protes tersebut. Dia menyangkal jika dirinya memaksa dan mengancam panitia.

“Tidak benar mas. Tidak ada memaksa atau mengancam. Bahkan awalnya saya menolak disuruh naik ke panggung,” kilah Arief.

Arief juga meminta maaf kepada para komika jika membuat mereka tidak berkenan.

“Mohon maaf, Mas. Aku yo pancen gak iso nglucu. Matur nuwun ya sudah mengingatkan saya. Semoga lebih mawas diri,” tulis Arief.

Oalah pak, onok-onok ae sampeyan.

Acara SUCROS 3 Jatim adalah acara yang digelar setiap tahun. Konsepnya adalah mencari komika-komika di Jatim yang nantinya akan diadu pada final di Surabaya. Acara diharapkan menjadi ajang mencari bibit-bibit komika di Jatim. (*)


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here