Bagikan

Problem kantong mata kerap menjadi momok di masyarakat. Persoalan ini tak pandang usia. Gejalanya berupa pembengkakan ringan, kulit kendor, dan timbulnya lingkaran hitam di area bawah mata. Sebutan lainnya, mata panda.

Beranjak dari problem ini, kelompok Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Airlangga (UNAIR) menciptakan produk bernama Losepocket. Tim ini beranggotakan lima mahasiswi Fakultas Farmasi UNAIR. Yakni, Ulima Hapsari, Dhiah Ayu F., Husniatul Fitriah, Hogi Ruftheda D., dan Afifatun Nisa.

“Saat ini tingkat kesibukan masyarakat sangat tinggi. Ini berpengaruh pada pola tidur dan jangka waktu istirahat. Kelelahan kerap menerpa. Yang berimbas pula, pada problem munculnya kantong mata. Losepocket mencoba menjadi solusi,” ungkap Ulima Hapsari.

Losepocket adalah inovasi berupa penutup mata. Di dalamnya, terdapat wadah untuk menahan bahan-bahan yang digunakan untuk kompres. Antara lain, mentimun, kentang, atau sari teh. Produk ini dilengkapi dengan ice gel yang berfungsi sebagai pendingin dan dapat memberikan efek relaksasi pada mata.

Dhiah Ayu mengungkapkan, sudah banyak produk penutup mata yang beredar di pasaran. Namun, yang menjadi pembeda dengan Losepocket adalah penggabungan antara adanya spesifikasi pendingin mata dan wadah penahan bahan-bahan tadi. “Selama ini masyarakat lebih sering menggunakan timun atau kentang sebagai kompres mata. Namun, sering kali, bahan tersebut jatuh ketika pengguna tertidur,” tambahnya.

Beberapa bulan terakhir, banyak masyarakat yang sudah menjadi reseller produk Losepocket. Mulai dari mahasiswa, pekerja kantoran, hingga masyarakat umum. “Kami sedang berupaya menjalin mitra bisnis dengan klinik kecantikan dan apotek-apotek,” ungkap Husniatul Fitriah.

Penjualan produk Losepocket juga sudah mencapai hampir di seluruh wilayah nusantara. Antara lain, Aceh, Jambi, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Surabaya, Denpasar, Mataram, hingga Kalimantan. (*)


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here