Bagikan

MakNews – Apa yang dihasilkan para mahasiswa Universitas Airlangga ini layak diapresiasi. Lima mahasiswa asal Fakultas Vokasi ini berhasil menciptakan robot medis yang mampu mensterilkan kamar operasi (kamar bedah). Mereka adalah Akhmad Afrizal, Mokhammad Deny, Mokhammad Dedy, Rizky Altryara, dan Pratama Bagus.

Latar belakang digagasnya robot yang dinamakan Luvizer ini karena berkembangnya isu-isu tentang patient safety yang banyak disorot sehingga perlu ditanggapi secara tepat demi meningkatkan mutu pelayanan dan mengurangi resiko malpraktik. Untuk itu, salah satu cara yang dapat ditempuh adalah dengan melakukan strerilisasi ruangan. Ancen mbois, Rek.

“Alat-alat medis maupun ruangan yang digunakan untuk proses perawatan pasien, seperti kamar pasien, dan ruang bedah/operasi harus steril. Tujuannya untuk menghindarkan pasien dari kontaminasi bakteri maupun virus,” kata Akhmad Afrizal.

Robot sterilisasi ini dapat dikontrol jarak jauh secara digital menggunakan controller sehingga dapat melakukan desinfeksi ruang operasi.

Metode desinfeksi menggunakan cahaya ultraviolet (UV) yang memiliki panjang gelombang cukup pendek untuk membunuh mikroorganisme.

Robot yang dirancang sempat mengalami perubahan konsep berkali-kali. Robot medis ini juga sangat aman dengan sensor  yang mampu mendeteksi suhu manusia.

“Lampu ultraviolet yang kami gunakan radiasinya memiliki efek kimia dan efek germicidal yang mampu membunuh bakteri. Kami menambah sensor PIR supaya jika ada orang di dalam ruang operasi, robot otomatis mati, sehingga petugas medis bebas paparan radiasi tersebut,” tambah Mokhamad Deny.

Sayangnya, robot belum siap diproduksi secara masal karena masih harus dikembangkan dan diuji lagi. Kedepanya, LUVIZER diharapkan bisa diaplikasikan secara luas, sehingga mampu meningkatkan efektifitas paparan radiasi  pada ruang operasi.

Ditunggu karya laine yo Cak. (*)


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here