Bagikan

Hari Kemenangan yang dinanti-nanti setelah berpuasa dan beribadah sebulan penuh telah tiba. Merayakan Idul Fitri ibaratnya seperti lahir kembali, suci dan bersih. Begitu pula dengan dompet dan THR yang tak bersisa. Tidak dapat disangkal kalau pengeluaran kita selama bulan puasa dan Lebaran menjadi berlipat-lipat meskipun telah dianggarkan.

Hal ini tentu tidak sehat untuk kondisi keuangan, dan bisa saja dapat berpengaruh pada kesehatan jiwa. Jadi, sak durunge awak dewe ngelu ndas karo masalah duwik-duwikan, MakNews akan memberikan langkah-langkah jitu menyiasati kantong kering setelah Lebaran yang pasti dialami hampir setiap orang. Diwoco sampek entek yo, rek!

Prioritaskan kebutuhan utama
Ngopi-ngopi syantik dan shopping ala-ala untuk sementara waktu dihentikan dulu karena dua hal tersebut bukan prioritas. Lebih baik pusatkan dana-dana untuk hal yang lebih penting seperti bayar listrik/air, bayar kos, beli pulsa, bayar cicilan, dan sisanya bisa disisihkan untuk membeli mie instan sebagai survival kit hingga bulan depan.

Batasi pengeluaran harian
Mie instan yang telah dibeli bisa dijadikan bontotan ke kantor, jika kurang kenyang bisa tambah beli nasi di kantin. Hemat, kenyang, bahagia. Untuk menghemat BBM, daripada naik kendaraan sendiri, Anda bisa memanfaatkan kendaraan umum seperti komuter. Akan lebih baik jika ada teman bareng pergi ke kantor, lumayan ngirit ongkos bensin.

Disiplin pada diri sendiri
Kunci sukses bertahan dalam hidup irit pasca Lebaran adalah disiplin. Susah memang kalau dijalankan, tapi ingat kembali niatan awal Anda melakukan ini, agar keuangan kembali ke jalan yang benar sekaligus sebagai pelajaran agar tidak terulang kembali tahun-tahun mendatang. Jangan sampai terperosok di lubang yang sama lho rek, angel metune.

Selain tips-tips jitu di atas, sabar dan ikhlas merupakan hal yang perlu dilakukan selama menjalani hidup irit. Tahun depan jika akan mudik dan membeli oleh-oleh, prioritaskan untuk kerabat saja, tidak usah repot belikan mantan oleh-oleh. Tidak perlu juga ganti gadget terbaru atau mbelani nyicil kendaraan anyar. Iling rek, dulur-dulurmu mek kepengen takon rabimu kapan, duduk sing liyone.

Selamat bertahan hingga gajian rek, semoga kita semua diparingi sehat lan sabar sing akeh.


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here