Bagikan

Tempo hari, saya sudah menulis soal e-dakwah. Intinya, di era new media, dakwah dengan basis internet dan digital sudah tidak bisa ditawar. Bukan hanya soal dakwah, sebenarnya. Di bidang lain seperti bisnis, pendidikan, sosial, politik, dan lainnya, new media sudah menjadi keniscayaan.

Dalam kesempatan ini, saya akan lebih dulu menjelaskan tentang new media. Memang, definisinya tidak komprehensif banget. Karena, ya tidak mungkin menjelaskan objek yang bisa dikaji dari lintas perspektif ini melalui satu artikel 500 kata. Yang benar saja, saudara?!

Mengkreasi Social Network

New Media (media baru) adalah istilah yang muncul di akhir abad ke-20 untuk menandai bergabungnya media tradisional seperti film, foto, musik, rekaman dan tulisan, dengan kekuatan komputerisasi dan teknologi komunikasi. Peralatan konsumen berbasis komputer dan yang paling penting, internet, adalah basis yang mendominasi.

Media baru memungkinkan akses tanpa batas, kapan saja, dimana saja dan dengan perangkat digital apapun. Perangkat yang mendukung untuk menyediakan fasilitas umpan balik secara langsung, berbagai partisipasi kreatif, dan terbentuknya berbagai komunitas yang mengiringi konten-konten media.

Nicholas Christakis dalam presentasinya pada tahun 2010 di TED* Conference menyatakan bahwa kita sedang menciptakan social networks. Karena, keuntungannya lebih besar daripada biaya yang harus dikeluarkan.

Penyebaran hal baik dan bernilai diperlukan untuk melanggengkan dan ‘menyuburkan’ social networks. Apa itu hal yang baik, yang semacam cinta, kebaikan, kebahagiaan, kepedulian dan ide-ide. Yang jelas, hal yang baik itu tidak seperti hoax, ghibah, fitnah, dan berita penuh dendam yang belakangan berviral di internet. Huekkkss!

Christakis juga menyatakan bahwa ketika kita menyadari betapa berharganya social networks, kita akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk ‘menyuburkan’ dan melanggengkan keberadaannya.

Social networks secara fundamental berkaitan dengan kebaikan. Sebab, apa yang dibutuhkan dunia saat ini bakal lebih terkoneksi. Beberapa survei menunjukkan bahwa social networking menjadi aktivitas dominan dalam menghabiskan waktu di Internet. Hipotesis itu saya dapat kala membaca buku Mainwaring (2011:33).

Memiliki banyak keunggulan

New media memiliki karakteristik yang berbeda dengan media konvensional (cetak atau elektronik). Berikut karakteristik dan keunggulan new media seperti dikatakan Pak Syamsul dalam salah satu buku yang diterbitkannya pada 2012 lalu. Syamsul sopo seh? Rahaisa, eh maksudnya, rahasia..

Pertama, multimedia dapat memuat atau menyajikan berita atau informasi dalam bentuk teks, audio, video, grafis, dan gambar secara bersamaan. Kedua, ada aspek aktualisasi di dalamnya. Berisi, informasi aktual karena kemudahan dan kecepatan penyajian. Ketiga, news media pasti lebih cepat. Begitu diposting atau di unggah, langsung bisa diakses semua orang.

Keempat, pembaruan (updating) informasi dapat dilakukan dengan cepat baik dari sisi konten maupun redaksional. Misalnya, kesalahan ketik atau ejaan. Kelima, kapasitasnya luas. Halaman web bisa menampung naskah sangat panjang. Keenam, fleksibilitas pemuatan dan editing naskah bisa kapan saja dan dimana saja. Jadwal terbit (update) dilakukan setiap saat.

Ketujuh, daya jangkaunya mencakup seluruh dunia yang sama-sama memiliki akses internet. Kedelapan, interaktif. Dengan adanya fasilitas kolom komentar dan chat room. Kesembilan, informasi terdokumentasi atau tersimpan di “bank data” dan dapat ditemukan ketika diperlukan. Kesepuluh, hyperlinked. Maksudnya, terhubung dengan sumber lain (links) yang terkait dengan informasi yang tersaji. (*)

* TED adalah sebuah organisasi nirlaba yang ditujukan untuk menyebarkan ide-ide, biasanya dalam bentuk singkat, powerful talks (18 menit atau kurang). TED dimulai pada tahun 1984 sebagai sebuah konferensi di mana Teknologi, Hiburan dan Desain berkumpul, dan hari ini mencakup hampir semua topik – dari ilmu pengetahuan untuk bisnis untuk isu-isu global – dalam lebih dari 100 bahasa. Sementara itu, secara independen menjalankan acara TEDx dalam rangka membantu berbagi ide di masyarakat di seluruh dunia.


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here