Bagikan

Di dunia ini ada dua golongan; golongan pertama adalah yang mengharamkan minuman keras dan mendukung diberlakukannya Perda Larangan Miras. Sedangkan golongan kedua adalah golongan yang mendukung hadirnya minuman keras, yang tentu saja akan jadi lemah lunglai membaca judul ini.

Kabar baik untuk pendukung Perda Larangan Miras, Gubernur Jawa Timur Soekarwo atau yang biasa dipanggil Pakde Karwo, telah menyetujui Perda Larangan ini. Meskipun Pakde Karwo mengungkapkan bahwa dirinya perlu merevisi beberapa hal dalam Perda Larangan tersebut, namun Perda tersebut juga telah disampaikan ke pusat untuk dimintakan persetujuan.

Maraknya fenomena minuman oplosan yang banyak merengut nyawa, maka Pakde Karwo juga menginginkan miras yang termasuk dalam golongan minuman tradisional seperti cukrik dan arak jowo masuk dalam Perda Larangan.

“Cukrik yang jelas menjadikan banyak korban kami suruh dimasukkan dalam Perda,” ujar Pakde kepada Surya.

Meski setuju, namun Pakde juga minta dilakukan pembahasan terkait beberapa larangan yang ada di dalamnya supaya tidak terjadi pertentangan dengan aturan hukum di atasnya.

Sebelumnya, pada 10 Mei 2016 lalu, Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini juga telah meneken Perda Larangan Miras.

Gawe arek Suroboyo sing doyan ngombe cukrik oplosan, saiki ati-ati yo ojok sampek kepek. Mending minum air putih yang lebih sehat dan tidak menyebabkan mabuk. Ingat, di mana-mana yang namanya mabuk itu gak onok enake, kecuali mabuk cinta.


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here