Bagikan

SURABAYA – Tim Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) UNAIR yang membawa kreasi produk Losepocket berhasil membawa pulang medali Emas di perhelatan Pimnas ke 29 di IPB pada 8-11 Agustus 2016. Kelompok itu terdiri dari Ulima Hapsari, Dhiah Ayu F., Husniatul Fitriah, Hogi Ruftheda D., dan Afifatun Nisa.

Losepocket adalah inovasi berupa penutup mata. Di dalamnya, terdapat wadah untuk menahan bahan-bahan yang digunakan untuk kompres. Antara lain, mentimun, kentang, atau sari teh. Produk ini dilengkapi dengan ice gel yang berfungsi sebagai pendingin dan dapat memberikan efek relaksasi pada mata.

Arek-arek Fakultas Farmasi itu didampingi oleh senior-senior yang luar biasa. Yakni, M. Hamzah Solim, Miftakhul Janatin dan Khafid.

Tim Losepocket mengaku, semua tahapan dilalui dengan serius dan seksama. Tidak main-main. “Mulai dari pembekalan di tingkat universitas, kami mendapat banyak pembelajaran  baru. Sejak dari segi cara presentasi yang baik dan benar, cara bertutur dan bersikap, cara menjawab pertanyaan juri, hingga wawasan baru lain yang sama sekali tidak terbayang sebelumnya,” kata Ulima.

Setelah sampai di lokasi Pimnas IPB, imbuh Ulima, pengalaman yang berharga lainnya adalah bertambahnya teman dari kampus lain. Mereka mengetahui karya-karya dari perguruan tinggi lain se-Indonesia yang sangat luar biasa. Dari sini bisa disimpulkan, betapa hebatnya anak bangsa ini, sangat kreatif, produktif, dan memiliki intelektualitas yang tinggi.

“Mendapat emas? Sangat tidak menyangka,” tutur Dhiah Ayu. “Tapi, kami senang bisa berkontribusi sehingga Unair bisa meraih peringkat tiga umum di level nasional,” tambahnya.

Afifatun Nisa mengemukakan, sejumlah dua puluh satu kontingen Unair bertekad untuk memberikan yang terbaik dari yang paling terbaik pada Pimnas 29. Lagi-lagi, hasil tidak akan mengkhianati usaha. Segala fasilitas dan pembekalan yang diberikan dari kampus sanggup membuat para mahasiswa tergenjot kreatifitas dan motivasinya.

Losepocket adalah salah satu tim PKM yang sudah menjadikan Unair berada di posisi ketiga setelah UB dan UGM. Serta, mengungguli beberapa Universitas top di tanah Jawa. Itu adalah prestasi luar biasa dan menunjukkan adanya peningkatan dari segi kualitas dan kuantitas bagi tim Unair. Bravo Unair!!!


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here