Bagikan

Rek! Ada kabar mbungahno maneh dari kota kita tercinta. Kota Surabaya kembali menempatkan wakilnya dalam Lomba Lingkungan Sekolah Sehat (LLSS) Tingkat Nasional tahun 2016. Fokus penilaiannya terletak pada pengelolaan Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Pada tingkat nasional ini, Surabaya diwakili SD Al-Irsyad. Sekolah tersebut akan bersaing dengan perwakilan dari seluruh propinsi se-Indonesia.

Bertempat di ruang kerja wali kota, Kamis (26/5), Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menerima tim penilai yang berjumlah delapan orang. Tim gabungan ini berasal dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Wali Kota Surabaya menjelaskan, target LLSS kali ini bukan pada juara dan peringkat. Namun, bagaimana cara mengubah pola pikir warga di lingkungan sekolah, mampu bersinergi, saling merasa memiliki sekolah. Byuh, byuh, byuh, memang bijak wali kota kita yang satu ini.

Dalam kesempatan yang sama, wali kota juga turut memaparkan tentang Kampung Pendidikan yang digagas oleh masyarakat bersama Pemkot Surabaya. Di sana, pukul 18.00 hingga 20.00 malam, anak diwajibkan untuk belajar di dalam rumah, dan tidak boleh menonton televisi.

“Di era sekarang, anak dituntut untuk dapat nilai bagus, tanpa orang tua tahu proses anak mendapatkan nilai tersebut, itu adalah penyakit sesungguhnya. Di kampung pendidikan, orang tua menjadi sahabat anak, ini adalah penawar dari penyakit tersebut” kata Wali Kota seperti dirilis Humas Pemkot. (*)


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here