Bagikan

Situbondo — Memang, nama kota satu ini jarang terdengar sebagai destinasi favorit. Sebenarnya banyak tempat yang instagram-able. Tapi sangat disayangkan karena pengelolaan wisata di Situbondo belum dikelola dengan baik. Jadi kalah pamor dengan Banyuwangi.

Siapa sangka ternyata kota yang terletak di perbatasan Banyuwangi–Bondowoso ini punya suguhan seger buat pengunjung.

Pantai Bama! Posisinya di balik eksotika Taman Nasional Baluran. Untuk bisa ke pantai Bama, pengunjung akan melewati Jalan Banyuwangi–Situbondo KM 35, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih.

Dari gerbang Taman Nasional Baluran menuju lokasi Pantai Bama berjarak sekitar 8 km. Selama perjalanan, mata berasa seger oleh pemandangan Baluran yang hijau di musim hujan, dan eksotis di musim kemarau.

Tidak bisa disangkal, kalau Kota Malang selalu menarik wisatawan karena banyak pantai. Tapi keindahan Pantai Bama ini, unch banget!

Udah siap sama airnya yang sebiru langit? Siap menikmati hamparan pasir putihnya yang menawan? Cuitan burung langka endemic turut melengkapi suara ombak. Setiba di lokasi, kamu bakal disambut sama kera putih ekor panjang. Jangan takut! Moment buat selfie hehe.

Uniknya lagi, zona Pantai Bama ini dikelilingi oleh tumbuhan mangrove. Dengan berjalan ke barat menyusuri jalan setapak, kamu bisa menyaksikan jajaran tumbuhan mangrove dari jembatan pandang. Di ujung jembatan ini, cocok banget buat kamu yang hobinya mancing, karena tempatnya teduh.

So, how about snorkeling?

Snorkeling underwater yang airnya sebening kaca sis, bro! Fasilitas di lokasi menyediakan alat snorkeling, so buat kamu yang belum punya, bisa banget nyewa disini. Harga sewa untuk life vest + mask + snorkel + fins berkisar Rp. 30.000,- aja. Selain itu, kamu juga bisa sewa kano dan kapal kecil untuk otw menuju spot snorkeling yang berjarak 300-400 dari pantai. Tidak direkomendasikan untuk berenang ya guys, karena sepanjang perjalanan banyak karang kecil tajam yang bisa menyakitimu.

Dengan merogoh kocek hanya Rp. 60.000,- kamu sudah bisa sewa kano kecil plus dayungnya. Atau, kalau datang berbanyak, kamu bisa sewa kapal (beserta 2 orang crew) harga sewanya sekitar Rp. 300.000,- cukup worthy lah ya. Soalnya kapalnya jenis bottom glass alias bagian bawahnya kaca, kamu bisa ngintip the underwater atmosphere selama perjalanan. Yahut banget.

Let’s go besss! Warbiyasah deh coral reef yang bisa dilihat di pesisir mainland (Pulau Jawa), mungkin karena Pantai Bama terletak agak jauh dari pencemaran.

Setiba di spot jalan-jalan dibawah air laut, crew kapal wise banget, jangkarnya dilempar ke area yang kosong dari karang. Range kedalaman 3 meter, kamu siap disegarkan oleh biota laut guys. Malahan, di beberapa titik langsung menjadi tebing (wall reef).

Secara geografis, laut lepas di pantai Bama (part of Baluran) terkoneksi dengan Pulau Menjangan di Bali bagian barat laut (northwest). Makdartu (maka dari itu), corel, eh coral reef, wall reef, dan biota lautnya WAW banget.

Setelah finding nemo, selfie cantik sama terumbu karang, travellers bisa berganti pakaian di bilik kamar mandi yang tersedia. Airnya bersih. Segernya dapet, makanan pun cukup lezat dengan harga yang masuk akal. Welcome to hidden paradise guys.


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here