Bagikan

Begadang sesungguhnya dilarang. Apabila tidak ada artinya. Begitulah ucapan Bang Haji Rhoma Irama. Tidak tidur di malam hari untuk sesuatu yang sia-sia tentu akan membuat Bang Rhoma geram dan bilang, “Terlaluuh…”

Tapi, ingat! Bang Haji memberi perkecualian. Dia memperbolehkan begadang kalau ada artinya. Berarti begadang bisa juga menjadi perpanjangan waktu bagi setiap insan yang dikejar deadline.

Lantas, begadang sambil bikin komik boleh dong yes? Tentu saja boleh. Malahan kamu kudu begadang sambil nggarap komik di acara 24 Hour Comics Day alias 24HCD ini.

Acara yang diselenggarakan oleh Toon Up yang mengambil lokasi di Warkop Troya ini digelar mulai hari ini, 3 Oktober, sampai 4 Oktober. Dari pukul 19.00 sampai besoknya di jam yang sama. Karena cuma 24 jam maka waktu sangat berharga. Time is comic alias waktu adalah komik.

Dari setiap jam yang berharga ini, harus ada satu lembar komik yang lahir dari tangan kalian. Berarti total dalam 24 jam sehari semalam itu ada 24 halaman komik yang kamu selesaikan.

Gak oleh turu ta?

Sebenernya boleh tidur kok. Tapi bukan berarti terus nginep pirang pirang dino keterusan sampek seminggu! Nunut adus maneh -_-.

Tidur boleh dengan syarat janji kudu mari 24 halaman dalam 24 jam. Selain itu, boleh tidur tapi jangan sampai ngiler di kertas komiknya. Bukannya apa-apa. Ambune iku lho, Rek!

24HCD
Ginung (tiga dari kiri), salah seorang panitia, memberi arahan kepada peserta di workshop 24HCD di Taman Bungkul pada 27 September 2015. (Foto: Adrea Kristatiani)

Untuk persiapan 24HCD yang mengambil tema Urban Legend ini, pada 27 September lalu sudah dilakukan pembekalan kepada calon peserta

Nah, ada beberapa tip kecil yang penting demi kelangsungan berkarir sang peserta dalam 24 jam ke depan. Apa saja?

Komikus ini semangat menyelesaikan komiknya pada event 24HCD tahun lalu di Warkop Troya, Ketintang, Surabaya. (Foto: Adrea Kristatiani)
Komikus ini semangat menyelesaikan komiknya pada event 24HCD tahun lalu di Warkop Troya, Ketintang, Surabaya. (Foto: Adrea Kristatiani)

Sat set wat wet

Yang paling penting adalah, bekerjalah dengan cepat!

Iyo, gesit sat set wat wet. Mungkin apabila kinerjamu bagus kamu bisa direkrut oleh Nick Fury untuk menggantikan Quicksilver yang sudah wassalam di film Avengers. Namun, cepat memang baik tapi alangkah lebih baik lagi kalo cepat tapi tetap teliti.

Yo’opo yo’opo acara yang ditunggu-tunggu komikus di seluruh dunia ini juga tetep kudu dijaga biar ga amburadul, Rek.

Jangan lupa bersenang-senang!

24HCD
Rapat panitia 24HCD di Warkop Troya, Ketintang. (Foto: Adrea Kristatiani)

Ojok kesuwen mikir cerito

Jangan terlalu lama menghabiskan waktu untuk memikirkan cerita, apalagi mantan. Wes ta lah, nanti baper yak opo? Tapi mungkin kalo ada yang mau ngangkat kisah percintaannya dalam acara 24 HCD yang bertema Urban Legend iki ya silakan.

Misalnya, Tatap Mata Pertamaku Dengan Dia yang Punggungnya Bolong, atau Sang Secret Admirer dari Dunia Lain. Cukup sampai di situ contohnya soalnya kalo dilanjutno bisa digarap jadi film layar lebar sama sutradara film horor Indonesia.

Kemudan, alur cerita bisa dikembangkan sembari menggambar. Bisa juga dibuat catatan kecil agar tidak kelupaan. Setiap percakapan dalam komik juga selalu usahakan memakai kata kerja.

24HCD
Antusias para peserta 24HCD di media sosial jelang berlangsungnya event

Mulailah dengan sederhana

Gunakanlah hal-hal yang sederhana. Mulai dari alat yang sederhana, style gambar yang sederhana, hingga pribadi yang pengertian dan sederhana. Karena dari kesederhanaan itu, hidup kita tidak akan menjadi rumit, begitulah yang dikatakan oleh Confucius.

Jadi agar komik 24 halaman ini bisa selesai tepat waktu, ada hal-hal teknis yang harus dikesampingkan. Misalnya, gambar monster atau latar belakang yang njelimet.

24HCD
Suasana workshop 24HCD di Taman Bungkul pada 27 September 2015. (Foto: Adrea Kristatiani)

Fokus

Jangan lupa untuk tetap bertahan selama 24 jam! Di awal acara 24 HCD sudah harus diniatkan agar tidak terbawa suasana yang hangat dengan teman-teman sehingga dihabiskan untuk ngobrol dan cangkruk. Apalagi pedekate!

Mungkin pada beberapa orang bisa ngobrol sambil nggambar, tapi hati-hati alur cerita moro-moro berubah. Jangan lupa berhenti untuk mengisi perut dengan teratur. Ingat baik-baik jam-jam makan seperti makan malam, makan dini hari, makan pagi, makan siang, makan sore, dan makan malam (kok akeh men? *Lirik timbangan beras).

Dan setelah makan jangan lupa untuk sikat gigi ya demi kedamaian seluruh umat manusia di Warkop Troya.

Tetaplah fokus. Jangan lupa untuk melemaskan pergelangan tangan. Kalo spaneng keterusan bisa-bisa pada esok harinya badan kalian linu-linu ga karuan. Akhire sambat, “Bapak capek.”

Pokoknya, jangan menyerah!

Yo’opo wes siap ta? Begadang demi 24 HCD demi 24 halaman ini sah-sah saja. Pokoknya semangat yang dibawa adalah bersenang-senang bersama dengan seluruh peserta di acara ini.

Buat yang penasaran sama 24 HCD Urban Legend meskipun bukan peserta bisa datang dan melihat-lihat peserta yang bertempur dengan pensil dan kertas melawan waktu. Kata Bang Rhoma, begadang boleh saja, asal ada nggambarnya #halah.


Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here