Bagikan

Dalam beberapa tahun ke belakang dunia persilatan sepakbola eh dunia penulisan sepakbola mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pembahasannya tidak hanya berkutat pada 2 x 45 menit di atas lapangan.

Jika dulu yang dibaca di masyarakat hanya tulisan di media cetak, baik nasional maupun lokal. Berbarengan dengan pesatnya dunia digital bersama itu pula banyak media online yang memberi warna dalam jagat penulisan tentang sepakbola atau olahraga. Umumnya dari sisi-sisi yang lebih menarik.

Sebagai contoh, saat ini yang banyak menjadi rujukan membaca misalnya Pandit Football dari Bandung, Fandom dari Jogjakarta, kemudian dulu ada Bolatotal dari Jakarta. Itu yang mengupas secara umum.

Ada lagi juga yang lebih lama dari itu. Yakni yang mengkhususkan diri ke klub setempat semisal Simamaung dengan Persib-nya, Ongisnade dengan Arema-nya, Jak Online dengan Persija-nya.

Belum lagi saat ini juga banyak tumbuh penulisan di bidang statistik pertandingan. Selain yang sudah tersebut di atas, ada PSS Stats, PSM Stats, Arema Stats, Persela Stats, dan masih banyak lagi. Belum lagi dengan berbagai genre tulisan yang sangat beragam.

Lalu bagaimana dengan Surabaya? Tangio, Rek!

Kami yakin sudah banyak yang menulis dan mencatatnya, baik untuk media luar maupun koleksi pribadi. Untuk menggairahkan dan menumbuh kembangkan hal tersebut, MakNews mengajak para Bonek untuk saling sharing dalam acara #BonekWaniNulis.

Kenapa acara ini dibuat?

Sebagai salah satu sarana berbagi pengalaman dan saling tukar pengetahuan dalam hal tulis menulis. Dengan begitu, diharapkan semakin banyak lagi penulis-penulis asal Surabaya.

Nantinya mereka akan bisa mendokumentasikan peristiwa,pengalaman, hingga cerita pribadi. Apa yang dilihat, dirasakan, dialami, dan dibaca, bisa dituliskan untuk dibagikan ke pembaca media cetak maupun online.

Surabaya harus bangkit

Jangan malu meniru hal baik dari kota lain maupun kota rival (dalam sepakbola). Semoga acara #BonekWaniNulis yang akan kami adakan bisa menjadi acara yang berkelanjutan. Mungkin nanti acara semacam ini tidak hanya membahas tentang penulisan, tapi juga kemampuan kreativitas lainnya.

Menulislah minimal menuliskan nama kita sendiri untuk batu nisan kita nanti!

Salam Satu Nyali! #BonekWaniNulis

bonek-menulis-poster

 


Bagikan

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here